Ada lelaki berkata,
Setia menanti pada yang Esa,
sambil merasa cinta seorang manusia,
bersama penantian manusia,
tertakluk pada dua,
antara berhasil ataupun sia-sia..
Maka ini jawapan saya,
Meletakkan keutamaan untuk menyimpan rasa,
tanpa kita tahu akhir penantian yang bagaimana,
sujud kita pada yang ESA,
menginginkan seseorang yang bertaqwa dan berakhlaq mulia,
tanpa kita tahu siapa gerangannya,
hati empunya rasa,
mengharapkan bersamanya usaha,
usaha diri untuk menjadi soleh dan solehah,
sungguh ianya mengundang resah..
Maka penantian bersama ALLAH itu adalah utama,
mengisi fitrah itu juga utama,
dalam mengenal akar penciptaan kehidupan dunia,
tiada yang kekal selainNYA,
lelaki dicipta untuk wanita,
begitu juga sebaliknya..
Ada manusia mengisi dunia,
ada haiwan menambah serinya,
ada kehijauan menguat keindahannya,
sesungguhnya manusia itu zalim dan bodoh asal kejadiannya,
tapi dengan ilmu tinggi darjatnya,
yang terisi dengan iman dan taqwa,
yang pengakhirannya adalah bersama yang ESA..
Pilihan kita mencorakkan kita dimasa hadapan,
susah senang itulah ujian,
ujian dunia sebagai cabaran,
untuk akhirat yang kekal sebuah kehidupan,
untuk akhirat yang kekal sebuah kehidupan,
AYUH!!! melangkah dalam membentuk masa depan,
dengan perbaiki diri dan tanamkan kesetiaan,
demi menjaga maruah islam dan peradaban,
copy nukilan ada keizinan,
ilham ALLAH untuk kebaikan..

No comments:
Post a Comment