Ingin bercerita soal cinta?
namun segan untuk bercerita?
walhal tidak punya sesiapa,
hatta kepunyaan si dia,
apa ada yang menanti dalam diam bicara?
bukankah ALLAH telah tetapkan jodoh kita?
namun masih belum berjumpa dengannya..
siapakah gerangan yang boleh mengisi perasaan di jiwa?
aduh! itulah jiwa yang berbicara..
Bila si Hati berbahasa,
"Cinta ini hanya untuk si dia,
jagalah diri agar berhak untuk kekasih halal setia,
namun belum ada yang sudi mengisinya"
Bila si Hati memujuk jiwa,
Mengertilah,
ALLAH sedang memaksudkan,
"Duhai hambaku,
kau sudah ku tetapkan di lauh mahfuz
bakal dimiliki oleh si dia,
cuma bersabarlah dalam mendidik diri,
agar kau bisa membentuk keluarga mithali.."
"Cinta ini hanya untuk si dia,
jagalah diri agar berhak untuk kekasih halal setia,
namun belum ada yang sudi mengisinya"
Bila si Hati memujuk jiwa,
Mengertilah,
ALLAH sedang memaksudkan,
"Duhai hambaku,
kau sudah ku tetapkan di lauh mahfuz
bakal dimiliki oleh si dia,
cuma bersabarlah dalam mendidik diri,
agar kau bisa membentuk keluarga mithali.."

No comments:
Post a Comment